Seminar Sehari Tantangan Guru PAI Di Era Digital
Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) DPD Kabupaten Bireuen dan Institut Agama Islam Almuslim Aceh mengadakan seminar sehari dengan tema "Tantangan Guru Pendidikan Agama Islam Di Era Digital". Kegiatan yang berlangsung di Aula Tgk. Chik Abdurrahman Kampus IAI Almuslim Aceh ini diikuti oleh 210 peserta yang merupakan guru Pendidikan Agama Islam yang mengajar di tingkat TK hingga SMA/SMK. Kegiatan ini diselenggaran dengan tujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan bagi guru Pendidikan Agama Islam dalam menghadapi era digital saat ini. Kegitan ini dihadiri oleh Rektor IAI Almuslim Aceh Dr. Nazaruddin Abdullah, MA, Direktur Pasca Sarjana IAI Almuslim Aceh Dr. Dhiauddin, M.Pd, Dekan Fakultas Tarbiyah Abdul Ghani, LC,. M.A, Ketua Prodi Pendidikan Agama Islam Dr. Diana, MA, Ketua AGPAII DPD Kabupaten Bireuen M. Nazir S.Pd.I, M.Pd, Sekretasis AGPAII DPD Kabupaten Bireuen Rizal Fuadi, S.Pd.I dan Ketua KKG PAI Kabupaten Bireuen Muhammad Salim, S.Pd.I
Ketua Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) DPD Kabupaten Bireuen, M. Nazir, S.Pd.I, M.Pd menyampaikan bahwa guru Pendidikan Agama Islam harus mampu beradaptasi terhadap perubahan zaman seperti saat ini, terutama dalam dunia pendidikan yang mana peserta didik yang dihadapi adalah generasi Z dan Alpha yang sangat identik dengan dunia digitalisasi, maka sudah seharusnya guru PAI juga diharapkan mampu menjalankan pembelajaran berbasis digital di tempat tugasnya masing-masing.
Rektor IAI Almuslim Aceh Dr. Nazaruddin Abdullah, MA, dalam materinya beliau bahwa pendidikan saat ini sudah sangat maju dalam berbagai aspek, media dan sarana yang digunakan tidak lagi menggunakan metode tradisional tapi sudah menggunakan alat atau media yang moderen dan berbasis digital, sehingga materi yang disampaikan dalam proses pembelajaran menjadi lebih nyata melalui visual gambar atau video yang disajikan, hal ini membuat peserta didik lebih mudah memahami materi yang disampaikan, namun hal ini malah terkadang menjadi tantangan bagi guru apabila tidak mampu menyesuaikan diri dengan perubahan yang ada, maka perlu adanya keinginan yang kuat untuk terus berupaya meningkatkan kompetensi diri sehingga para guru tidak ketinggalan dengan perkembangan zaman.
Di akhir sesi materi juga disampaikan oleh Bapak Rizal Fuadi, S.Pd.I yang merupakan Fasilitator Guru Penggerak sekaligus sekretaris AGPAII DPD Kabupaten Bireuen, ia menyampaikan tentang adanya kesenjangan dan peluang bagi guru Pendidikan Agama Islam di era digital, yang mana di era digital ini menghadirkan dampak positif seperti mempermudah akses informasi. meningkatkan inovasi dalam pembelajaran.dan mendorong pengembangan keterampilan digital. Disisi lain juga adanya dampak negatif dalam penerapannya yang berpotensi menjadi gangguan fokus siswa karena informasi menarik di internet dan potensi kemalasan belajar akibat kecanduan game online ditambah lagi pengaruh budaya asing yang dapat merusak moral.
Maka seorang guru PAI perlu adanya langkah-langkah strategis dalam menyebarkan pesan-pesan kebaikan dan nilai-nilai agama di era digital dengan memperluas jangkauan dakwah dan pengembangan konten digital Islami dan meningkatkan kreativitas dalam menggunakan teknologi interaktif dalam proses pembelajaran sehingga dengan hadrinya era digital ini mampu menghadirkan hal positif dan bermakna yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.





Luar biasa kegiatannya
BalasHapusLuar biasa Pak
BalasHapusKeren
BalasHapussangat bermanfaat
BalasHapus